Memvisualisasikan data multi‑dimensi sangat penting untuk analisis yang mendalam. Bubble chart memungkinkan Anda menampilkan tiga rangkaian data—sumbu X, sumbu Y, dan ukuran gelembung—dalam satu visualisasi. Dalam panduan ini Anda akan belajar cara membuat Bubble chart di Excel menggunakan C# dan Aspose.Cells for .NET. Baik Anda perlu menyajikan kinerja penjualan, pangsa pasar, atau data ilmiah, contoh-contoh berikut akan membantu Anda menghasilkan diagram profesional yang siap diekspor hanya dengan beberapa baris kode.

Artikel ini mencakup topik‑topik berikut:

Perpustakaan Excel C# untuk Membuat Diagram Gelembung

Aspose.Cells for .NET adalah perpustakaan otomatisasi Excel yang kuat yang menyederhanakan pembuatan diagram, termasuk diagram gelembung. Ini menyediakan API yang kaya untuk menambahkan data, mengonfigurasi jenis diagram, menyesuaikan seri, dan mengekspor buku kerja ke berbagai format (XLSX, PDF, PNG, dll.).

Fitur utama yang membuat Aspose.Cells ideal untuk diagram gelembung:

  • API yang kuat dan aman tipe – dukungan IntelliSense penuh di Visual Studio.
  • Manipulasi diagram langsung – ubah tipe seri, ukuran penanda, warna, dan pengaturan sumbu secara programatis.
  • Kinerja tinggi – proses kumpulan data besar tanpa beban UI.
  • Dukungan banyak format – simpan ke XLSX, XLS, CSV, PDF, HTML, atau gambar.

Memulai

  1. Unduh versi terbaru Aspose.Cells for .NET dari halaman rilis.
  2. Instal melalui NuGet Package Manager:
PM> Install-Package Aspose.Cells
  1. Tambahkan referensi ke Aspose.Cells dalam proyek C# Anda.

Anda sekarang siap untuk membuat diagram gelembung secara programatis.

Buat Diagram Buih di Excel menggunakan C#

Berikut adalah dua contoh lengkap yang dapat dijalankan yang menggambarkan cara menghasilkan diagram Bubble dari awal dan cara menyesuaikan tampilannya.

Contoh 1 – Diagram Balon Dasar

Contoh ini membuat diagram gelembung sederhana yang menampilkan penjualan produk (sumbu X), margin keuntungan (sumbu Y), dan pangsa pasar (ukuran gelembung).

Apa yang dilakukan kode

  1. Membuat workbook dan mengisinya dengan data contoh.
  2. Menambahkan diagram ChartType.Bubble.
  3. Menautkan nilai X‑values, Y‑values, dan ukuran gelembung seri ke rentang yang telah diisi.
  4. Opsional mengatur judul sumbu dan batasnya.
  5. Menyimpan workbook sebagai BubbleChart_Basic.xlsx.

Contoh 2 – Diagram Buih yang Disesuaikan (Warna, Gaya Penanda, dan Sumbu Sekunder)

Contoh ini menunjukkan kustomisasi lanjutan seperti warna gelembung khusus, gaya batas, dan menempatkan diagram pada sumbu sekunder untuk meningkatkan keterbacaan.

Sorotan kustomisasi

  • Dua seri gelembung terpisah (Group 1 dan Group 2) dengan warna dan bentuk penanda yang berbeda.
  • Seri kedua dipetakan pada sumbu sekunder, berguna ketika rentang data berbeda.
  • Pemformatan penanda khusus (warna isi, warna batas, ketebalan).
  • Ekspor gambar opsional dari diagram untuk dimasukkan ke dalam laporan atau halaman web.

Sumber Daya Gratis

Lihat Juga